Personil Satgas DPUPRPKP saat tengah melakukan normalisasi saluran air (Ist)
Personil Satgas DPUPRPKP saat tengah melakukan normalisasi saluran air (Ist)

Lagi-lagi, sampah menjadi hal yang selalu ditemui oleh Satuan Tugas (Satgas) Drainase, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang kala melakukan normalisasi saluran air atau got di Kota Malang.

Seperti halnya saat melakukan normalisasi saluran air di kawasan Jalan Raya Simpang Langsep, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Kamis, (13/8/2020).

Baca Juga : Waduh, 1400 KK di Lereng Gunung Merapi Terancam Kehilangan Sumber Air Gara-gara Tambang

Di saluran air di lokasi tersebut, banyak sampah yang ditemukan mengendap dan berada di sepanjang saluran. Tak pelak, sampah-sampah tersebut akhirnya menyumbat jalannya air pada saluran hingga menyebabkan genangan air yang meluap ketika curah hujan tinggi.

Sampah-sampah tersebut, kemudian diangkat dari dasar saluran air oleh para personel Satgas. Meskipun harus berjibaku dengan air yang kotor, para personel tetap berupaya untuk membersihkan saluran tersebut hingga benar-benar bersih.

Bahkan sampah yang terkumpul, jika dimasukkan kedalam karung, sampah-sampah tersebut bisa mencapai puluhan karung. Sampah-sampah yang dibuang dalam saluran tersebut, bukan hanya warna-warnai sampah-sampah plastik saja. Di situ juga terdapat sampah-sampah seperti perabot rumah, kayu, hingga sandal dan sepatu. 

Hal ini tentu membuat miris dan menandakan masih ada saja masyarakat yang belum sadar dan peduli terhadap lingkungan.

“Perilaku masyarakat, pada akhirnya menjadi penentu kualitas lingkungan. Sebaik apa pun, sarana dan prasarana yang ada, apabila tidak ditopang dari perilaku ramah dan kepedulian kita terhadap lingkungan, ya percuma pasti berdampak negatif, dan akan menimbulkan musibah dan bencana” ujar Kepala DPUPRPKP Kota Malang Hadi Santoso.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, agar kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan selalu ditingkatkan. Sebab, ketika kepedulian terhadap lingkungan tidak ada, tentunya hal tersebut akan memicu permasalahan baru yang serius.

Baca Juga : Pohon Kenangan 'Coklat Corona' Bakal Hijaukan TPU Sukorejo

Banyaknya permasalahan pada drainase, menurutnya ditengarai karena banyak disebabkan oleh orang-orang yang tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Tapi melalui Satgas DPUPRPKP, kita setiap hari  terus monitor dan berupaya membersihkan saluran air yang selalu bertumpukan sampah, dan menimbulkan genangan air," pungkasnya.