Angkut Bahan Material, Perahu Layar Motor Tenggelam di Perairan Sumenep | Batu TIMES

Angkut Bahan Material, Perahu Layar Motor Tenggelam di Perairan Sumenep

Jul 14, 2020 09:47
Tenggelamnya Perahu Layar Motor (PLM) Sumber Rezeki 2 di perairan Pulau Giliyang Sumenep (Foto: Humas Polres Sumenep for JatimTimes)
Tenggelamnya Perahu Layar Motor (PLM) Sumber Rezeki 2 di perairan Pulau Giliyang Sumenep (Foto: Humas Polres Sumenep for JatimTimes)

Sebuah perahu layar motor (PLM) Sumber Rezeki 2 mengalami kecelakaan laut saat berada di perairan Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin 13 Juli 2020, saat PLM Sumber Rezeki 2 mengangkut bahan material dari Pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Kalianget dengan tujuan Pelabuhan Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Baca Juga : Bertambah 7 Orang, Kasus Covid 19 di Sumenep Capai 142, Sisa 7 Kepulauan Aman

 

"Diduga mati mesin, karena bahan material bangunan yang dibawa berupa genting sebanyak 4.000 buah dan batu bata sebanyak 4.000 buah," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (14/7/2020) pagi.

Tidak hanya itu, menurut Widi, muatan lain yang dibawa PLM Sumber Rezeki 2 berupa, sepeda angin sebanyak 33 unit. Total ada 31 unit yang berhasil diselamatkan dan 2 unit sisanya masih berada di atas kapal.

"Dan juga kabel gulungan tower 1 roll, 2 unit lemari, 1 unit rak tv, accu tower sebanyak 3 unit, beserta katrol derek sebanyak 1 unit," terangnya.

Dari hasil keterangan saksi-saksi, laka laut tersebut terjadi lantaran perahu mengalami trouble alkon macet atau mati mesin, sehingga kapal tenggelam.

"Perahu sudah di evakuasi dengan ditarik kapal taksi dan dibantu kapal tradisional nelayan. Saat ini posisi kapal sudah ada di perairan antara Pulau Giliyang dan Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek," ucapnya.

Baca Juga : Pemuda Desa Karduluk Sumenep Protes Dugaan Pembagian BLT DD Tak Tepat Sasaran

 

Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Meski PLM Sumber Rezeki 2 diketahui memuat tujuh orang yang terdiri dari nakhoda atas nama Hosni (50), warga Desa Sasi'il, Kecamatan/Pulau Sapeken.

Sementara dua anak buah kapal (ABK) diketahui bernama Samsul (35), warga Desa Sasi'il, Kecamatan/Pulau Sapeken dan Muhammad (60), warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan/Pulau Sapeken.

"Dan tiga orang penumpang merupakan pekerja pemasang tower, ketiganya belum diketahui identitasnya karena dijemput rekannya dan langsung pulang ke Surabaya. Namun dipastikan semuanya selamat," tukasnya.

Topik
Berita Sumenep Sumenep Hari Ini kecelakaan laut kapal tenggelam di sumenep Laka laut PLM sumber rezeki 2

Berita Lainnya