Rapid test yang dilakukan remaja balap liar (Hendra Saputra)
Rapid test yang dilakukan remaja balap liar (Hendra Saputra)

Di tengah pandemi covid-19, masih saja balapan liar dilakukan oleh sejumlah pemuda. Tak hanya sekali, Polresta Malang Kota melakukan tindakan terhadap aksi balapan liar itu.

Kini, aparat kepolisian kembali membubarkan dan mengamankan para pemuda yang melakukan balapan liar di Jalan Raya Kembar Gadang, Kota Malang, Kamis (7/5/2020) pagi.

Para pembalap liar yang tertangkap pun diboyong ke Mapolresta Malang Kota. Selain untuk dibina, pihak kepolisian juga melakukan cek suhu badan kepada para pembalap liar itu.

Tak hanya itu, aparat pun melakukan rapid test. Hal ini dikarenakan ada 3 pembalap liar yang suhu tubuhnya di atas 38.

"Awalnya ada 8 orang yang suhu badannya kurang lebih 38, lalu kami memutuskan untuk menunggu beberapa saat. Kemudian di cek lagi, tinggal 3 orang yang suhunya tetap, dan akhirnya kami memutuskan untuk melakukannya rapid test," ucap Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Dilakukannya rapid test itu dalam memastikan para pembalap liar itu reaktif atau tidaknya. Sehingga menjadi acuan untuk penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, jubir satgas Covid-19 Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan, bahwa rapid test yang digelar di kantor Humas Polresta Malang Kota berjalan dengan lancar. 

"Rapid test berjalan lancar. Ini dalam rangka untuk memastikan kondisi para pembalap liar itu," ujarnya.

Husnul melanjutkan, rapid test dilakukan ke 10 Pembalap liar yang diamankan oleh Polresta Malang Kota. Dimana, setelah di tes hasilnya cukup membuat lega. 

"Semua hasilnya non reaktif. Jadi indikasi Covid itu negatif. Jadi yang utama di tes awalnya karena suhu, yang mendekati 38 persen kami lakukan rapid. Setelah kami rapid ternyata semua negatif," tandasnya.