Salah satu vertical garden di Jalan Patimura. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu vertical garden di Jalan Patimura. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Tahun 2019 silam, vertical garden telah terpasang di 21 titik di Kota Batu. Sayangnya, tahun 2020 ini, tidak ada pembuatan vertical garden meskipun masih ada yang perlu dibuat.

Lalu, apa yang membuat Pemkot Batu tahun ini tidak membuat vertical garden lagi? Ya tahun 2020 ini Pemkot Batu beralasan fokus untuk merawat vertical garden.

“Tahun 2020 ini kami stop dulu membuat vertical garden. Kami ingin mengoptimalkan yang ada di 21 titik. Sebab, tidak ingin ada kesan tidak terawa,t” ucap Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Doni Indra Jatmoko.

Hanya, jika ada usulan dari masyarakat dan membutuhkan vertical garden, Pemkot Batu bisa mempertimbangkan. “Kalau misalnya ada tempat yang mengusulkan untuk dibuat vertical garden, itu berbeda,” imbuhnya.

Sementara itu, vertical garden itu dibuat dengan beragam fungsi. Mulai menutupi pemandangan sungai hingga mempercantik pedestrian. Lalu untuk menutupi pemandangan kurang menarik karena di balik kecantikan tanaman, ada pemandangan sungai yang tidak enak dipandang.

Hal itu merupakan salah satu upaya Pemkot Batu agar wisatawan atau warga sekitar yang melintas di area sungai bisa melihat pemandangan yang indah melalui vertical garden. 

Saat ini vertical garden itu terpasang di kawasan Jalan Ir Soekarno, Jalan Patimura, Jalan Dewi Sartika, Jalan Brantas, Jalan Panglima Sudirman, dan sebagainya. Setiap jalan itu memiliki konsep vertical garden yang berbeda-beda.