Dua pengunjung saat swafoto di area pohon tabebuya di sepanjang Jl Ksatrian Arhanud, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Minggu (14/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Dua pengunjung saat swafoto di area pohon tabebuya di sepanjang Jl Ksatrian Arhanud, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Minggu (14/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Pohon tabebuya berwarna kuning di Desa Pendem Kecamatan Junrejo beberapa saat lalu menjadi viral di kalangan netizen.

Karena itu, Pemkot Batu juga akan mengeksplore pintu gerbang Kota Batu.

Beberapa saat lalu, di Desa Pendem Kecamatan Junrejo ramai dengan pengunjung. Alasannya warga dan wisatawan terkesan dengan deretan pohon tabebuya yang bermekaran memenuhi pohon. 

Sehingga saat itu, jalan tersebut mendadak viral karena seperti musim semi dengan bermekaran pohon sakura layaknya di Jepang.

Viralnya kejadian tersebut membuat Pemkot Batu akan mengembakan beragam pohon yang memiliki bunga warna-warni itu menghiasai pintu masuk di Kota Batu.

Totalnya pengadaan pohon itu sudah disiapkan sebanyak kurang lebih 3.000 pohon tabebuya. 

“Kita ingin mempercantik kota, seperti musim semi di Jepang. Perbanyak pohon tabebuya karena menyerupai pohon sakura,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq. 

“Jadi kami sudah siapkan. Dari saran itu, dengan anggaran yang Insyallah cukup untuk mengeksplore di gerbang masuk Kota Batu,” imbuhnya.

Beberapa titik itu seperti di gerbang Kota Batu perbatasan Kecamatan Karangploso-Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji.

Lalu di titik perbatasan gerbang Kota Batu Kecamatan Karangploso-Desa Pendem Kecamatan Junrejo. Lainnya di pintu gebang Kecamatan Dau-Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo dan sebagainya.

“Akan tetapi masing-masing titik itu akan diberi pohon dengan warna yang berberbeda-beda. Misalnya di gerbang Kecamatan Bumiaji warna ungu. Biar, ada karakternya, termasuk aneka tanaman yang sudah kami siapkan,” kata mantan Camat Batu ini.

Menurutnya selain pohon tabebuya, termasuk dengan pengembangan pintu gerbang sudah disiapkan. Desainnya pun saat ini sudah siapkan.

“Mudah-mudahan akhir November, dan awal desember tampilannya sudah bisa dilihat,” jelasnya.

Anggaran yang disiapkan untuk mempercantik gerbang Kota Batu dengan pohon tabebuya dan perubahan gerbang itu menggelontorkan dana senilai Rp 2 miliar.

Besaran yang dikeluarkan itu diambil dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2018.