Tren pashmina tahun 2018 tampil dalam ragam material kain. Teranyar justru tidak perlu repot-repot diseterika lho. Bahan yang terkesan "kusut" itu dipopulerkan oleh para selebgram hijab.
Di antara mereka adalah Erlinda Yuliana. Wanita cantik yang populer dengan nama Joyagh itu memproduksi sendiri pashmina.
Material pashmina itu menggunakan bahan premium katun. Seri hijab yang dikenal dengan nama Afro Shawl ini memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya bahan hijab ini lembut. Selain itu, material katun kualitas premium juga mudah diatur dan ringan di kepala sehingga nyaman dan bebas gerak.
Selebgram Joyagh mengenakan pashmina anti kusut dipadukan dengan blus motif. Detail pashmina memang dipilih warna netral. Yaitu warna beige. Arti dari warna ini adalah campuran dari warna abu-abu dan coklat.

Detail pashmina yang dipopulerkan oleh selebgram Erlinda Yuliana (foto: www.instagram.com/joyagh)
Berbincang tentang pashmina, istilah fashion ini adalah model hijab persegi panjang. Untuk ukuran pashmina anti-kusut besutan Joyagh adalah 200 kali 100 sentimeter. Panjang hijab yang demikian memang sedang ngetren di kalangan pecinta mode hijab.
Dengan panjang pashmina demikian, fashionista biasanya menerapkan gaya hijab tertutup di bagian dada. Sisi hijab dibuat panjang salah satu ujung. Disatukan dengan peniti atau jarum, lantas sisi yang lebih panjang ditutup ke bagian dada.
Agaknya gaya hijab pashmina anti-kusut ala Joyagh justru melilitkan bagian hijab mengelilingi kepala sebagaimana nampak pada gambar.
Menurut fashion designer asal Malang Silla Dawilah, hijab model pashmina memang butuh ekstra hati-hati dalam memilih bahan dan warna. Sebab model hijab ini cenderung kurang pas bagi pemilik pipi tembem.
"Misalnya bahan yang agak glamour dan glow lebih baik untuk ke acara formal. Sedangkan, yang sehari-hari pakai yang bahan katun menyerap keringat. Saya juga biasa pakai pashmina. Jadi, untuk warna pakai yang netral saja agar lebih pas dipadukan dengan baju apa saja," kata pemilik Le Silla Butik itu. (*)
