Rezeki Musim Hujan, 9 Tanaman Ini Bisa Tumbuh Lebih Cepat dan Subur
Reporter
Mutmainah J
Editor
Yunan Helmy
15 - Jan - 2026, 06:32
JATIMTIMES - Sejumlah wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan terus-menerus. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan di tanah air diperkirakan berlangsung pada periode Januari hingga Februari 2026.
Memasuki musim penghujan, banyak tanaman di pekarangan rumah kerap terlihat layu akibat berkurangnya intensitas sinar matahari dan tingginya kelembapan udara. Namun, kondisi ini tidak berlaku untuk semua jenis tanaman. Sebaliknya, ada sejumlah tanaman yang justru tumbuh lebih subur, segar, dan produktif ketika curah hujan meningkat.
Baca Juga : Garuda Indonesia Group Angkut 1,5 Juta Penumpang selama Peak Season Nataru 2025/2026
Karena itu, musim hujan bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai menanam atau membudidayakan berbagai jenis tanaman tertentu di rumah maupun di kebun.
Berikut ini daftar tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan.
1. Mentimun
Mentimun membutuhkan banyak air untuk tumbuh optimal, sehingga musim hujan menjadi waktu yang ideal untuk menanamnya. Tanah yang terus lembap membantu biji tumbuh lebih cepat dan tanaman lebih produktif.
Benih mentimun bisa ditanam langsung di lahan yang sudah digemburkan. Pastikan area tanam mendapat cahaya matahari yang cukup dan beri jarak antar-tanaman sekitar 30 sentimeter agar pertumbuhannya tidak saling menghambat.
2. Jambu Biji
Tanaman buah ini menyukai curah hujan yang merata dan suhu udara hangat. Jambu biji dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah selama kandungan bahan organiknya cukup.
Gunakan bibit unggul dan tanam di tanah gembur dengan pH yang sesuai. Jika tanah terlalu asam, sebaiknya dilakukan pengapuran terlebih dahulu agar akar dapat menyerap nutrisi dengan maksimal.
3. Bayam
Sayuran hijau ini termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan menyukai tanah yang lembap. Musim hujan membuat bayam tumbuh lebih segar dan daunnya lebih lebar.
Penanaman bisa dilakukan dengan menabur benih langsung ke bedengan atau membuat barisan kecil sebagai tempat tanam. Untuk jenis bayam petik, benih sebaiknya disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lahan.
4. Jeruk Nipis
Jeruk nipis cocok ditanam saat musim hujan karena membutuhkan cukup banyak air untuk menunjang pertumbuhannya. Namun, tanah tetap harus memiliki drainase yang baik agar tidak terjadi genangan.
Tanam bibit di area yang terkena sinar matahari penuh dan lakukan pemangkasan cabang yang terlalu rimbun agar tanaman tetap sehat dan produktif.
5. Kecipir
Tanaman merambat ini tahan terhadap kondisi lembap dan basah. Kecipir bisa ditanam di pekarangan rumah dengan bantuan ajir atau pagar sebagai tempat merambat.
Sebelum menanam, tanah sebaiknya diberi pupuk kompos agar lebih subur. Dengan perawatan sederhana, kecipir sudah bisa dipanen dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan.
Baca Juga : Melihat Potensi Kota Kediri, Mbak Wali Gowes Bareng Wali Kota Madiun Maidi
6. Pepaya
Pepaya merupakan tanaman tropis yang menyukai kelembapan tinggi. Curah hujan yang cukup membantu pertumbuhan batang dan mempercepat proses pembentukan buah.
Bibit pepaya dapat ditanam langsung di lahan yang subur dan terbuka. Pemupukan secara berkala akan membuat tanaman tumbuh lebih kuat dan produktif.
7. Stroberi
Meskipun dikenal sebagai tanaman dataran tinggi, stroberi juga bisa tumbuh baik di musim hujan asalkan tanahnya tidak tergenang air. Kelembapan tinggi membantu akar berkembang dengan baik.
Tanam bibit di media yang telah diberi pupuk kompos dan pastikan tanaman tetap mendapat sinar matahari. Pemangkasan daun tua perlu dilakukan agar tanaman tetap sehat.
8. Lemon
Lemon membutuhkan banyak air, tetapi juga memerlukan tanah yang tidak mudah tergenang. Musim hujan membantu memenuhi kebutuhan air tanaman ini.
Bibit lemon sebaiknya ditanam di lokasi terbuka dan dipangkas secara rutin agar sirkulasi udara tetap baik dan risiko penyakit berkurang.
9. Semangka
Tanaman ini menyukai cuaca hangat dan tanah yang lembap. Hujan yang cukup akan membantu buah semangka tumbuh besar dan manis.
Karena tumbuh merambat, semangka membutuhkan lahan yang luas. Jarak antar tanaman perlu diperhatikan agar pertumbuhannya maksimal.
Musim hujan tidak selalu menjadi penghambat untuk berkebun atau bercocok tanam. Dengan memilih jenis tanaman yang tepat, pekarangan rumah justru bisa menjadi lebih hijau dan produktif meski curah hujan tinggi.
Perawatan yang sederhana, tanah yang subur, serta pencahayaan yang cukup akan membantu tanaman tumbuh optimal. Dengan begitu, musim hujan bisa berubah menjadi momen yang tepat untuk memulai kebun kecil yang menghasilkan dan memberi manfaat jangka panjang bagi keluarga.
