Alis Tebal Jadi Standar Kecantikan Baru, Begini Cara Merawatnya agar Tumbuh Alami
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
12 - Jan - 2026, 10:30
JATIMTIMES - Tren alis super-tipis yang sempat berjaya beberapa tahun lalu kini mulai ditinggalkan. Memasuki 2026, standar kecantikan bergeser ke arah alis yang tebal, natural, dan tampak hidup. Tak heran jika banyak perempuan mulai fokus merawat alis, bukan lagi sekadar menggambar bentuknya.
Kabar baiknya, alis tebal bukan hanya milik mereka yang terlahir dengan gen bulu lebat. Dengan perawatan yang konsisten dan teknik makeup yang tepat, alis yang sempat menipis akibat sering dicabut tetap bisa kembali terlihat penuh.
Baca Juga : Gerai Koperasi Merah Putih Bunulrejo Resmi Dibuka, Wahyu Hidayat Dorong Sinergi dengan Program MBG
Kosmetolog Autumn Estelle mengatakan perawatan alis sebaiknya mulai diperlakukan layaknya perawatan rambut kepala. Salah satunya dengan menggunakan serum alis secara rutin, terutama pada malam hari.
“Penggunaan serum alis secara konsisten dapat membantu memperbaiki tampilan volume alis dalam beberapa minggu. Kandungan seperti provitamin B5, biotin, dan ekstrak tanaman berfungsi menjaga rambut alis tetap sehat dan terlihat lebih penuh,” kata Estelle.
Kunci penggunaan serum adalah memastikan alis dalam kondisi bersih dan kering agar bahan aktifnya bekerja maksimal. Namun bagi yang ingin cara lebih sederhana tanpa biaya tambahan, stimulasi alami juga bisa menjadi solusi.
“Pijat mikro di area tulang alis selama sekitar 30 detik setiap malam dapat membantu melancarkan aliran darah ke folikel rambut. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan rambut yang lebih sehat,” imbuh Estelle.
Selain itu, bahan alami seperti aloe vera juga dinilai efektif membantu merangsang pertumbuhan alis. Kandungan vitamin, mineral, serta asam amino di dalam lidah buaya berperan menjaga kesehatan kulit sekaligus folikel rambut. Penggunaannya pun mudah, cukup dioleskan sambil dipijat ringan lalu dibilas setelah beberapa waktu.
Untuk hasil instan sambil menunggu alis tumbuh, teknik makeup tetap dibutuhkan. Estelle menyarankan penggunaan pensil alis berujung mikro dengan goresan tipis menyerupai rambut asli.
“Biarkan ada sedikit jarak antar goresan agar alis tidak terlihat terlalu padat atau seperti digambar,” kata Estelle.
Efek natural juga bisa diperkuat dengan brow gel berbasis serat yang memberikan dimensi tanpa kesan palsu. Namun, Estelle mengingatkan agar lebih selektif memilih produk.
“Produk alis berbasis alkohol sebaiknya dihindari karena dapat membuat rambut alis kering dan mudah rontok jika digunakan terus-menerus,” tegas Estelle.
Baca Juga : Smoothing Rambut Mulai Ditinggalkan, Perawatan Keratin Kian Diminati
Menumbuhkan alis memang bukan proses instan. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi. Estelle menyebut satu siklus pertumbuhan rambut alis bisa memakan waktu hingga enam bulan.
“Alis butuh waktu untuk pulih. Perawatan yang lembut dan kebiasaan yang tepat akan memberi hasil terbaik dalam jangka panjang,” ujar Estelle.
Sementara itu, ahli alis Sania Vucetaj mengingatkan kebiasaan sepele yang kerap tak disadari, yakni mengoleskan krim wajah hingga mengenai rambut alis.
“Krim wajah bisa menyumbat folikel rambut alis dan memperlambat pertumbuhannya. Sebaiknya area alis dibiarkan bersih dari produk krim,” ujar Vucetaj.
Lebih jauh, Vucetaj juga menekankan pentingnya menahan diri untuk tidak mencabut rambut alis yang tumbuh tidak beraturan.
“Sering kali kita terlalu fokus pada detail kecil di depan cermin. Padahal, berhenti mencabut alis adalah langkah paling efektif untuk mengembalikan ketebalannya,” ucap Vucetaj.
