PDIP Mulai Petakan Kandidat Pilgub Jatim 2029, Bagaimana Golkar Jatim ?

Editor

A Yahya

30 - Aug - 2026, 05:49

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi saat berada di Kantor DPD Golkar Kota Malang (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES – DPD Partai Golkar Jawa Timur mulai menyiapkan mesin politik menghadapi Pemilu dan Pilgub Jatim 2029. Konsolidasi struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi salah satu langkah yang dilakukan sebelum menentukan figur yang akan diusung dalam perebutan kursi Gubernur Jawa Timur.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi, mengatakan partainya saat ini masih memprioritaskan konsolidasi dan peningkatan kinerja seluruh struktur serta kader. Pihaknya belum menyebutkan secara spesifik siapa tokoh yang akan diusung untuk Pilgub Jatim 2029. Ia meminta seluruh kader terlebih dahulu fokus meningkatkan kinerja partai.

Baca Juga : Viral Aksi Pendukung Gus Yusuf di Muktamar NU Jombang, Protes Syarat Iddah Politik

"Pemilu dulu, kinerjanya baik, otomatis ada yang menunggu," kata Ali saat berada di Malang, Minggu, (30/8/2026).

Dilanjutkan Ali, konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan. Langkah tersebut disebut sebagai upaya memperkuat struktur dan kader Golkar di seluruh Jawa Timur.

"Ini artinya sudah mulai memanaskan mesin politik. Kita tahun 2029 adalah tahun konsolidasi partai, mulai dari provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, sampai tingkat-tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.

Rangkaian konsolidasi itu juga dilakukan melalui kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Ali bersama jajaran pengurus Golkar Jawa Timur berada di Malang untuk menghadiri agenda di Golkar Kabupaten Malang dan kemudian melanjutkan kegiatan ke Golkar Kota Malang.

"Kita Malang dalam rangka untuk saling memberikan semangat, saling mensupport, saling mendukung terhadap apa yang akan kita lakukan dan yang telah kita lakukan," katanya.

Selain agenda organisasi, Golkar juga menggelar kegiatan olahraga seperti mini soccer sebagai bagian dari rangkaian kunjungan tersebut. Ali menegaskan, peningkatan kinerja partai menjadi fokus utama Golkar Jawa Timur. Ia berharap konsolidasi yang dilakukan dapat meningkatkan kekuatan partai menghadapi Pemilu 2029.

Terkait Pilgub Jatim 2029, Ali mengatakan penentuan figur akan dilakukan setelah melihat hasil kerja dan kekuatan elektoral partai. Ia menyebut kader yang mampu meningkatkan kinerja partai memiliki peluang untuk menjadi bagian dari proyeksi politik Golkar ke depan.

Sikap Golkar tersebut berbanding terbalik dengan PDI Perjuangan (PDIP) yang telah mulai memetakan kandidat untuk Pilgub Jatim 2029.

Baca Juga : AHWA Dipilih untuk Menentukan Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Dilansir dari beberapa sumber, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, saat berada di Surabaya pada Minggu, (23/8/2026) menyebut, partainya memiliki sejumlah kader potensial untuk diproyeksikan dalam kontestasi tersebut. Dari kader PDIP yang saat ini menjabat kepala daerah maupun wakil kepala daerah di Jawa Timur, sebanyak 12 di antaranya merupakan kepala daerah. Selain itu, PDIP memiliki sekitar 19 kader yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur.

Sejumlah kader PDI Perjuangan yang kini menduduki posisi kepala daerah di Jawa Timur masuk dalam jajaran stok kepemimpinan partai. Mereka tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Jatim.

Dari kalangan kepala daerah, terdapat Bupati Malang Sanusi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Bupati Blitar Rijanto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, serta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga termasuk dalam jajaran tersebut.

Sementara dari unsur wakil kepala daerah, PDIP memiliki Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, serta Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Disisi lain, Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah sebelumnya juga menyampaikan target partainya untuk memenangkan Pemilu Legislatif sekaligus menempatkan kader PDIP sebagai Gubernur Jawa Timur pada 2029.

Sementara Golkar Jawa Timur hingga kini masih memprioritaskan konsolidasi organisasi dan peningkatan kinerja partai sebelum menentukan siapa kader yang akan dipersiapkan untuk maju dalam Pilgub Jatim 2029.