Dua Atlet Panahan Binaan Petrokimia Siap Harumkan Gresik di Kejurnas 2026
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
Dede Nana
08 - Jul - 2026, 03:32
JATIMTIMES – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Gresik. Dua atlet binaan Petrokimia Gresik yang memperkuat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Gresik berhasil meraih medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Jawa Timur Kelompok Umur 15 Tahun. Capaian tersebut mengantarkan keduanya melaju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026.
Menjelang keberangkatan ke ajang nasional, kedua atlet bersama jajaran pengurus Perpani Gresik dan KONI Gresik bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu kepada Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, di ruang pertemuan Kantor Wakil Bupati Gresik, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga : Miliki Aset di Atas 40 Triliun, Bank Jatim Pertahankan Bisnis Award 2026 Kategori BPD
Dua atlet tersebut adalah Mayyaza Humaira A., siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 12 GKB yang sukses meraih medali perak atau Juara II, serta Aprilia Dara Cantika, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik yang meraih medali perunggu atau Juara III.
Keduanya merupakan atlet binaan Petrokimia Gresik yang selama ini menjalani pembinaan secara intensif untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi di cabang olahraga panahan.
Berkat hasil tersebut, keduanya dipastikan memperkuat Perpani Gresik pada Kejurnas Panahan Junior 2026 yang akan berlangsung pada 21–29 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) itu akan menjadi ajang bergengsi bagi atlet-atlet muda dari seluruh Indonesia sekaligus menjadi salah satu tolok ukur pembinaan atlet menuju Porprov X Jawa Timur.
Ketua Perpani Gresik, Ari Primantara, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, termasuk dukungan berbagai pihak dalam pengembangan atlet muda.
"Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras pengurus dan atlet yang terus berlatih serta keberanian mereka mengikuti berbagai kejuaraan. Meski baru terbentuk sekitar dua tahun, Perpani Gresik sudah mampu melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai ajang," ujarnya.
Menurut Ari, keikutsertaan dalam Kejurnas menjadi pengalaman penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Baca Juga : Atlet UIN Maliki Malang Bersinar di Walikota Cup 2026, Perkuat Peluang Tembus PORPROV Jatim 2027
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menegaskan Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi.
Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak semata diukur dari jumlah medali yang diraih, melainkan juga dari keberhasilan membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
"Terima kasih atas silaturahminya. Saya titip, target adanya cabang olahraga bukan jumlah medali yang didapat, tetapi berapa banyak anak muda yang dibimbing menjadi lebih baik agar terhindar dari kenakalan remaja," kata dr. Alif.
Ia juga mendorong Perpani Gresik untuk terus memperluas pembinaan melalui penyelenggaraan kompetisi tingkat lokal guna menjaring bibit-bibit atlet potensial. Menurutnya, semakin banyak kejuaraan digelar, semakin besar pula peluang masyarakat mengenal dan mencintai olahraga panahan.
"Dengan pembinaan berkelanjutan, kami optimis panahan menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang mampu mengharumkan nama Gresik di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya.
