Anggaran Turun, Penerima Beasiswa Pemkot Malang 2026 Jadi 551 Orang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
16 - Mar - 2026, 01:59
JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang kembali menyalurkan program beasiswa pendidikan pada tahun 2026. Total penerima beasiswa tahun ini tercatat sebanyak 551 orang yang terdiri dari siswa SMA sederajat hingga mahasiswa perguruan tinggi.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Malang, Achmad Sholeh menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 210 penerima berasal dari siswa SMA sederajat. Sementara 341 penerima lainnya merupakan mahasiswa perguruan tinggi.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
“Beasiswa pendidikan yang berada di kewenangan kami pada tahun 2026 ini totalnya 551 penerima. Dengan rincian siswa SMA sederajat 210 orang dan mahasiswa perguruan tinggi 341 orang,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan tahun 2025, jumlah tersebut mengalami sedikit perubahan komposisi. Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Malang pada 2025 lalu, kuota beasiswa mencapai 577 penerima. Rinciannya, 305 penerima untuk jenjang perguruan tinggi dan 272 penerima untuk siswa SMA sederajat.
Dengan demikian, pada 2026 jumlah penerima beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi berkurang 36 orang. Sebaliknya, penerima dari jenjang SMA sederajat justru meningkat sebanyak 62 orang.
Menurut Achmad Sholeh, berkurangnya kuota penerima di jenjang perguruan tinggi dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran yang tersedia. Selain itu, jumlah peminat beasiswa dari kalangan siswa SMA sederajat juga meningkat.
“Benar, karena keterbatasan anggaran dan meningkatnya peminat beasiswa SMA sederajat,” jelasnya.
Dari sisi anggaran, program beasiswa pendidikan pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp6.363.360.000. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp8.258.400.000.
Baca Juga : 6 Zodiak Paling Beruntung pada 24 Maret 2026, Siapa yang Mendapat Energi Positif Hari Ini?
Meski begitu, besaran bantuan yang diterima oleh masing-masing penerima beasiswa tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk siswa SMA sederajat, bantuan yang diberikan sebesar Rp440 ribu per bulan. Sedangkan mahasiswa perguruan tinggi menerima Rp2 juta per bulan.
“Besaran masih sama seperti tahun lalu. Untuk SMA sederajat Rp440 ribu per bulan dan perguruan tinggi Rp2 juta per bulan,” terang Achmad Sholeh.
Ia menambahkan, pencairan dana beasiswa dilakukan setiap tiga bulan sekali atau per triwulan. Untuk pencairan pertama tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga bulan Maret.
Sementara itu, mekanisme persyaratan penerima maupun sistem pengawasan program beasiswa tersebut masih tetap menggunakan ketentuan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
