Jalan Penghubung Antar Dusun di Ngantang Ambles, Kerugian Ditaksir Rp 80 Juta

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

02 - Mar - 2026, 08:32

Kondisi jalan penghubung antar dusun di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yang terlihat ambles akibat tergerus longsor pada Senin (2/3/2026). (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bencana longsor terjadi di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Senin (2/3/2026). Dampaknya, akses jalan pada jembatan penghubung antar dusun ambles akibat tergerus longsor hingga menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, bencana longsor terjadi pada Senin (2/3/2026). Yakni pada sekitar pukul 10.15 WIB.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Peredaran Uang Palsu Puluhan Juta Digagalkan di Kota Malang

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Malang pada pukul 14.46 WIB, yang kemudian ditindaklanjuti oleh sejumlah personel gabungan. "Tim telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan atau kaji cepat," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum BPBD Kabupaten Malang, sebelum terjadi longsor, di lokasi kejadian sempat muncul retakan pada jalan dan juga jembatan. Yakni yang menghubungkan antara Dusun Ngembul dan Dusun Bulurejo.

"Kemudian pada kurang lebih pukul 10.15 WIB jalan penghubung tersebut ambles dan menggerus jalan hingga mencapai lebar sekitar lima meter, panjang 20 meter dengan kedalaman mencapai 12 meter," beber Sadono.

Dampak dari runtutan peristiwa tersebut mengakibatkan akses jalan terhambat. Bahkan tidak bisa di lewati kendaraan roda empat. "Untuk sementara hanya bisa di lewati kendaraan roda dua secara bergantian," imbuhnya.

Sejumlah personel gabungan dari unsur BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Muspika Ngantang, Perangkat Desa Jombok, para relawan, hingga masyarakat sekitar dilibatkan dalam upaya penanganan awal pasca longsor di lokasi kejadian. "Nihil korban jiwa, perkiraan nilai kerugian Rp 80 juta," tuturnya.

Baca Juga : Dinas PU Bina Marga Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Jalan dan Plengsengan di Desa Taji Jabung

Usai terjadinya longsor tersebut, di lokasi kejadian terpantau telah terpasang pembatas jalan dan rambu keselamatan. Pemberian pembatas jalan tersebut ditujukan guna menjaga keselamatan lalu lintas bagi warga sekitar yang hendak melintas.

"Kondisi jalan hingga malam ini (Senin, 2/3/2026) masih ambles dan hanya bisa di lalui oleh kendaran roda dua. Kami juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat, serta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.