Sempat Tertutup Longsor, KAI Daop 8 Terus Lakukan Normalisasi Petak Jalur KA Sumberpucung-Pohgajih
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
20 - Oct - 2022, 08:05
JATIMTIMES - Sempat tertutup longsor pada Selasa (18/10/2022) lalu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya terus melakukan normalisasi petak jalur KA antara Stasiun Sumberpucung dan Stasiun Pohgajih, Kabupaten Malang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, normalisasi petak jalur antara Stasiun Sumberpucung dengan Stasiun Pohgajih merupakan upaya yang dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya untuk memastikan lokasi terjadinya longsor dapat dilalui untuk perjalanan KA dan penumpang dengan aman.
Baca Juga : Sempat Ambles Saat Diterjang Banjir, BBWS Pasang Brojong di Pemakaman Sitiarjo
"PT KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan serangkaian penanganan untuk menangani longsoran di KM 85+4/5, KM 84+8/9, KM 82+6/7, dan KM 81+3 petak jalan Sumberpucung-Pohgajih setelah sebelumnya daerah tersebut diguyur hujan lebat," ungkap Luqman dalam keterangan tertulis yang diterima JatimTIMES.com, Kamis (20/10/2022).
Pihaknya juga menginformasikan bahwa pada hari ini Kamis (20/10/2022) sekitar pukul 11.00 WIB, jalur KA tepat di lokasi longsor dapat dilalui KA dengan kecepatan 40 kilometer per jam. Di mana nantinya secara berkala kecepatan KA akan ditingkatkan melihat kondisi di lapangan.

Sementara itu, Luqman menjelaskan, dalam normalisasi dan mencegah potensi terjadinya longsor di jalur KA, Tim PT KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai upaya.
Di antaranya, menguras tanah bekas longsoran, memotong pohon yang berpotensi menyebabkan tanah longsor, mengamankan jalur, melakukan pengecekan pertinggian dan lebar jalur, serta pengecekan tebing yang longsor.
Pada lokasi longsor juga telah diperkuat dengan pemasangan terpal. Hal itu bertujuan untuk menghindari gerusan akibat aliran air hujan. Selain itu, juga dilakukan pemancangan rel, pemasangan kopel rel, pemasangan karung pasir dan batu (sirtu) untuk mencegah longsoran, menambah batu kerikil di sekitar rel, dan melakukan proses angkat listring.
Baca Juga : Menkes Sebut Ada Tiga Zat Kimia yang Terkandung pada Anak Pengidap Gagal Ginjal Akut
"Adapun kegiatan yang sudah dilakukan dalam penanganan tanah longsor lebih dioptimalkan dengan menerjunkan alat berat untuk normalisasi wilayah terdampak, serta pengkajian lanjutan untuk evaluasi dan menentukan langkah selanjutnya," terang Luqman.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku berkomitmen untuk senantiasa terus memberikan pelayanan prima dengan mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA.
"Kami sampaikan kembali juga permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan KA akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalur antara Stasiun Sumberpucung-Pohgajih, Kabupaten Malang ini," pungkas Luqman.
